Thursday, July 21, 2016

Kisah Orang Yang Mencari Kebenaran

Kisah tentang orang-orang yang mencari kebenaran pada masa sebelum Muhammad saw. diangkat menjadi Nabi sangat banyak dijumpai. Namun yang paling sering dibicarakan kisahnya adalah kisah Zaid bin 'Amr bin Nufail, dimana beliau sampai ke negeri Syam untuk mencari kebenaran atau agama yang akan dipeluknya.

Sampai di negeri Syam, Zaid bin 'Amr bin Nufail bertemu dengan ulama Yahudi dan bertanya pada Yahudi itu:
Zaid bin 'Amr bin Nufail: "Apa agamamu?... Mungkin aku akan memeluk agamamu"
Ulama Yahudi: "Janganlah anda memeluk agama kami, agar anda tidak kecipratan murka Tuhan!"
Zaid bin 'Amr bin Nufail: "Saya selalu menjauhkan diri dari murka Tuhan.,,, Apakah anda dapat menunjukkan agama lain?
Ulama Yahudi: " Saya tidak tahu, saya anjurkan supaya anda menjadi seorang Hanif"
Zaid bin 'Amr bin Nufail: "Apakah Hanif itu?"
Ulama Yahudi: "Penganut agama Ibrahim. Ibrahim bukan orang Yahudi, bukan orang Nasrani dan ia tidak bersembah sujud selain kepada Allah"
Karena tidak mendapat jawaban tentang kebenaran, Zaid bin 'Amr bin Nufail melanjutkan dan bertemu dengan pendeta Nasrani. Beliau pun bertanya kepada pendeta itu. Jawaban yang diterima beliaupun sama dengan jawaban yang diterima dari ulama Yahudi yaitu melarang memeluk agamanya dan menyarankan untuk menjadi seorang Hanif.

Dan akhirnya Zaid bin 'Amr bin Nufail pergi meninggalkan pendeta itu sambil mengangkat kedua tangannya dan mengucapkan kesaksian: "Ya Allah, saya bersaksi bahwa saya memeluk agama Ibrahim as.!"

Kenapa ulama Yahudi dan pendeta Nasrani itu melarang Zaid bin 'Amr bin Nufail untuk memeluk agama yang mereka anut?

Memang pada masa itu mereka berada dalam keadaan kebingungan tentang kehidupan di bumi ini.

Orang Yahudi merasa hidup sebagai buronan di muka bumi dan dibuang ke berbagai penjuru dunia.

Sedangkan orang Nasrani berada di dalam kondisi perpecahan yang berselisih pendapat mengenai sifat Al-Masih, mengenai kedudukannya dan kedudukan bundanya di sisi Tuhan Yang Maha Besar.
Orang Nasrani di negeri Syam yang ditanya Zaid bin 'Amr bin Nufail adalah golongan Jacobian. Mereka tidak sepaham dengan aliran resmi yang dianut oleh gereja Romawi.

Begitulah keadaan kehidupan manusia pada masa itu (sebelum pengangkatan nabi). Mereka berada pada keadaa yang membingungkan. Seperti yang dialami oleh Zaid bin 'Amr bin Nufail, dimana ia berusaha mencari kebenaran sampai ke negeri Syam. Dan akhirnya ia sampai pada suatu kesimpulan bahwa tiada laian yang patut disembah selain Allah.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon